Follow by Email

Sabtu, 10 September 2011

6 Orang yang Mati Karena Ingin Membuktikan Hal yang Gak Penting

Sejarah mencatat banyak juga orang-orang yang mempertaruhkan diri mereka untuk membuktikan sesuatu yang mereka percayai.

Apa yang sejarah tidak ceritakan adalah bahwa ada beberapa orang yang mencoba mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk membuktikan sesuatu yang tidak berarti bagi siapa-siapa kecuali bagi diri mereka sendiri.


http://www.toondesign.biz/PhewSite/Graphics/Phew_logo.jpg



1. Franz Reichelt (1912)

Seorang penjahit dari Perancis, dia mencoba membuktikan kalau dengan menggunakan pakaian buatan dirinya, semua orang bisa terjun dengan selamat dari ketinggian manapun.

Lalu dia mencari tempat yang tinggi untuk membuktikan hal tersebut. Karena waktu itu menara eiffel adalah tempat yang paling tinggi, jadi dia memtuskan untuk lompat dari situ.

Namun sayang, apa yang dia pikir akan menjadi percobaan terhebat, justru membuat dia sukses menghantam tanah dan mati seketika.


2. Bando Mitsugoro VIII (1975)

Seorang aktor pemeran kabuki di Jepang yang terkenal pada tahun 1975. Waktu itu dia bersama temannya mampir ke sebuah restoran untuk memesan 4 porsi liver ikan fugu. Dirinya ingin membuktikan bahwa dia bisa makan ikan tersebut dan tetap hidup.

Ikan fugu termasuk makanan yang paling beracun jika disajikan sembarangan. Jangankan empat, makan satu porsi saja bisa membuat Anda mati keracunan.

Setelah 7 jam, Mitsugoro ditemukan tewas, menurut data forensik, Mitsugoro tetap sadar meskipun dalam keadaan sekarat ketika keracunan, dia benar-benar lumpuh sampai akhirnya mati perlahan karena kehabisan nafas.


3. Garry Hoy (1993)

Seorang pengacara terkenal di Kanada. Dia memiliki kantor di lantai atas sebuah gedung. Nah yang ingin dia buktikan adalah kalau kaca di kantornya itu anti pecah walaupun dihajar dengan apapun.

Dia pun mencoba usaha pertamanya dengan berlari menghantam kaca. Hasilnya, kacanya tidak pecah! Tapi entah apa yang ada dipikirannya. Dia justru jadi tertantang untuk memecahkan kaca tersebut.

Setelah mundur beberapa langkah, Garry lalu berlari sekencang-kencangnya dan prankk?!! Kaca itu akhirnya pecah! Garry pun dengan bangga membuktikan klo kaca itu ternyata bisa pecah.

Namun sayangnya dia baru sadar klo keberhasilannya itu justru membuat dia kini terjun bebas kebawah dan akhirnya tewas.


4. Jeff Dailey dan Peter Burkowski (1981)

Dua sohib ini adalah maniak game arcade Berzerk. Berzek adalah game arcade atau yang lebih kita kenal dengan sebutan dindong ini sempet jadi hit ditahun 1980an. Jeff dan Peter berlomba untuk mencapai skor tertinggi sampai akhirnya . . . .

Jeff ditemukan meninggal karena serangan jantung setelah mendapatkan skor tertinggi 16.660. Peter tidak menyadari apabila tubuh dalam keadaan lemah, video game bisa jadi hal yang sangat ekstrim, dan serangan jantung yang menewaskan Jeff itulah salah satu buktinya.

Setelah 2 tahun kemudian Peter berhasil mengalahkan skor Jeff, namun akibatnya fatal. Karena kelelahan Peter terkena serangan jantung, sama seperti apa yang dialami Jeff. Dan dia pun meninggal.


5. Jennifer Strange (2007)

Tahun 2007, sebuah stasiun radio KDND 107.9 di California mengadakan sebuah kontes bertajuk "Hold Your Wee For a Wii".

Jadi prinsip dasarnya, Anda harus menahan pipis / kencing selama mungkin setelah minum beberapa botol air. Dan sebagai hadiahnya tidak lain adalah konsol Nintendo Wii. Mainan yang lagi menjadi tren pada waktu itu.

Kontes ini menarik perhatian Jennifer, apalagi sebagai seorang ibu yang mempunyai anak. Dirinya berharap, apabila menang Nintendo nya bisa jadi hadiah terbaik buat anaknya. Dia pun mengikuti kontes itu, tapi apa yang terjadi?

Jennifer meninggal karena apa yang disebut dengan "Water Intoxication" atau keracunan air. Jadi karena terlalu banyak air yang masuk kedalam tubuh terjadi ketidak seimbangan elektrolit yang akut di dalam otak.

Dan pada akhirnya Jennifer tidak memenangkan kontes itu, dan semua pihak di radio yang terlibat dari awal, saat itu juga langsung dipecat.


6. Christopher Mccandless (1992)

Bagi kalian yang sudah pernah nonton film "Into The Wild" pasti tahu jalan ceritanya. Ada beberapa orang yang punya motivasi untuk hidup di alam bebas, jauh dari peradaban. Dan Chris adalah salah satu orang itu.

Sebenarnya dia orang yang pintar dan bahkan waktu itu dia dapet beasiswa sampai puluhan ribu dollar Tapi entah apa yang ada dipikirannya waktu itu, dia memutuskan untuk membuang hal itu dan mulai menjalani hidup baru di alam bebas tanpa bantuan siapapun. Meninggalkan pendidikan, teman-teman dan bahkan keluarganya sendiri.

Mencoba sesuatu itu boleh, tapi tanpa persiapan yang matang semua itu bisa jadi bencana. Inilah yang terjadi dengan Chris, karena tidak punya pengalaman sama sekali dan juga minimnya peralatan yang dibawa lambat laun dia terdesak dan mulai kelaparan.

Setelah hampir 4 bulan bertahan hidup dengan hanya memakan biji-bijian dari tumbuhan, Chris pun akhirnya tewas karena kelaparan. Dua minggu setelah itu mayatnya ditemukan masih terbungkus selimut tidur oleh 2 orang pemburu yang kebetulan lewat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar